Ming, 30 November 2025
spot_img

Kotabaru Dorong MP2AF Go Internasional

Infosatu.cloud, Kotabaru – Festival Seni Meranti Putih (MP2AF) Kotabaru kembali sukses digelar dengan meriah dan meninggalkan kesan “amazing” bagi seluruh pihak yang terlibat. Meski Hutan Wisata Meranti Putih sempat diguyur hujan hingga membuat jalur menuju lokasi licin, antusiasme masyarakat tidak surut. Area festival tetap dipadati pengunjung yang menunjukkan tingginya kecintaan warga terhadap seni dan alam, Sabtu (29/11/2025).

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru, Sonny Tua Halomoan, S.T., M.E., menegaskan bahwa MP2AF tahun ini kembali membuktikan posisinya sebagai jembatan antara seni dan konservasi lingkungan.

“Kita telah membuktikan bahwa seni dapat menjadi jembatan antara manusia dengan alam, sebuah harmoni yang tumbuh dan menghidupkan kembali,” ujar Sonny dalam sambutannya.

Sonny mengapresiasi tingginya antusiasme warga yang memadati acara. Ia menyebut bahwa festival seni yang digelar di tengah hutan wisata ini menjadi sebuah kebanggaan, karena disebut satu-satunya di Kalimantan Selatan bahkan di Indonesia.

Festival kali ini menampilkan ragam kolaborasi seni, mulai dari penari tari kontemporer, musisi musik eksperimental, aktor monolog, hingga sastrawan yang datang dari Banjarmasin, Banjarbaru, Tabalong, hingga Sulawesi Selatan. Kegiatan workshop bagi pelajar dan sanggar seni juga menambah nilai edukatif dalam penyelenggaraan festival.

Sebagai wujud nyata ekowisata, rangkaian acara ditutup dengan Grebek Kampung dan Penanaman Bibit Ulin. Sonny kembali mengingatkan tentang pentingnya menjaga Hutan Wisata Meranti Putih yang merupakan warisan leluhur seluas 8,3 hektare dengan 2.055 batang pohon.

“Tugas kita menjaga destinasi wisata ini. Di Kalimantan Selatan, satu-satunya hanya di Kotabaru. Sebagai warga Kotabaru kita wajib bangga,” tegasnya.

Ia juga menantang para pengunjung untuk membuktikan keunikan Meranti Putih melalui teknologi.

“Coba ketik di Google: Meranti Putih. Lihat apa jawaban AI. Meranti Putih kini merujuk pada Performance Art Festival yang kita laksanakan hari ini,” katanya.

Melihat peningkatan kualitas dan jumlah peserta setiap tahun, Sonny menyampaikan harapan besar untuk masa depan MP2AF.

“Harapannya tidak banyak, hanya satu: MP2AF go internasional. Kalau berharap, jangan tanggung-tanggung,” ujarnya penuh semangat.

Ke depan, Disparpora Kotabaru juga merencanakan pengembangan destinasi dengan menghubungkan Hutan Meranti Putih dan Air Terjun Tumpang Dua sebagai satu paket ekowisata. Akses menuju air terjun tersebut kini sudah mulai dibenahi dan beraspal.

Acara puncak MP2AF semakin semarak dengan penampilan penyanyi Feby Putri, yang berhasil memukau pengunjung dan menutup festival dengan energi penuh kehangatan.

Jika ingin versi lebih pendek, versi feature, caption IG, atau judul alternatif, tinggal bilang saja. (Aida)

Postingan Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

0PelangganBerlangganan
- Iklan -spot_img

Berita Terbaru